Seekor komodo besar yang menghadang truck yang sedang viral sekarang

Setelah viral image di media sosial, gambar komodo “memblokir” truk sampah di Pulau Rinca, Kabupaten Manggarai Barat, dua pekerja dalam foto yang berada di dalam mobil memberikan keterangan tentang kejadian tersebut.

Kedua pekerja mengidentifikasi diri mereka sebagai Kansas (22) dan Toni (33). Berita Terkini

Kansas menjelaskan, kejadian tersebut terjadi setelah mobil yang mereka tumpangi yang membawa material besi, terjebak di jalur berlumpur dan mobil tersebut tidak dapat melanjutkan boarding.

“Kami membawa besi, kami masih tiba di lokasi kecelakaan, mobil tertimbun dan kami tidak bisa melanjutkan perjalanan. Tepat pukul 3 sore ”. Kansas menjelaskan saat bertemu dengannya di Pulau Rinca, Senin (26/10/2020). Berita Politik

Kansas melanjutkan, setelah tipper ban macet di lintasan, dia dan rekannya Tono tidak melanjutkan perjalanan dan memilih mematikan mesin.

Belum lama berselang, Kansas dan Toni melihat seekor komodo datang dari arah berlawanan dari truk sampah. Karena ini pertama kalinya mereka melihat komodo dari Komodo, Kansas dan Toni ketakutan dan memilih untuk naik dump truck. Berita Hari ini

“Setelah itu jam 15.30 WITA komodo sudah terlihat dari depan. Tapi mobil, mesinnya mati. Dan barangnya tidak datang langsung dari depan, tapi dari samping jaraknya seperti meteran. ke samping mobil. Akhirnya saya dan teman saya menghindar. Kami akan masuk ke truk karena baru pertama kali melihat komodo, kami juga takut, ”jelas Kansas yang diketahui berasal dari Kabupaten Ende, Flores.

Read More: Seorang pembunuh yang berani membunuh kerabat Jokowi dan merampas ATM cardnya

Hal yang sama juga ditularkan Tono, menurutnya, kejadian yang terjadi pada Kamis (22/10/2020) itu tidak seperti yang viral di jejaring sosial yang seolah-olah ada Komodo memblokir pemberi tip.

Tono juga menjelaskan bahwa komodo datang tidak persis dari depan dump truck, melainkan dari pinggir jalan yang biasa digunakan gerobak pengangkut material. Finance Solutions

“Posisi mobil sudah mati, ketika komodo lewat, kami takut karena baru pertama kali melihat komodo dan terjatuh ke tempat pembuangan sampah,” kata Tono, seorang pekerja di Pulau Jawa.

Sedangkan terkait foto-foto viral komodo dan dump truck yang menurut kedua pekerja proyek tersebut, Kansas dan Toni tidak tahu siapa yang mengambil foto tersebut, sehingga viral di media sosial.

“Kami juga tidak tahu, kemarin banyak tamu yang datang ke sini dan kami tidak memperhatikan siapa yang memotret. Ranger juga sibuk dengan tamu, kami tunggu saja sampai dia selesai penyeberangan,” kata Kansas.

Sementara itu, Ridwan pemandu naturalis (ranger) yang juga berada di lokasi kejadian mengaku, kejadian tersebut juga disaksikan wisatawan yang berkunjung dan mengambil gambar dari acara tersebut.

“Pada kejadian kemarin, komodo melewati mobil karena saat itu saya sedang memandu tamu. Saat itu komodo sedang lewat dan saya melihat teman-teman saya yang berada di dalam mobil selamat karena saya melihat posisi mereka sudah di dalam mobil, “kata Ridwan.

Ridwan melanjutkan, komodo yang melintas di mobil tersebut juga disaksikan oleh wisatawan yang menemaninya. Beberapa tamu juga sempat merekam momen di ponselnya.

“Benar, begitu pula pengunjung yang dibawanya. Mereka berhenti menonton komodo lewat.” Ridwan menjelaskan.

Ridwan juga menjelaskan, lokasi kejadian merupakan jalur yang biasa digunakan komodo. Menurut pengamatannya, komodo yang sama bisa melintasi kawasan itu 2 hingga 3 kali sehari.

“Ya, ini betul-betul penyeberangan komodo, karena mereka tidak punya daerah tempat tinggal dan tinggal di sana selamanya, jadi harus pindah,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *