Saat Data Covid tak Lagi Diumumkan oleh Jubir, Ternyata telah terjadi 136 kematian

Pemerintah hari ini mengumumkan bahwa kematian pasien positif Covid-19 telah meningkat sebanyak 139 orang, menjadi total 4.459 orang. Angka itu menjadi angka rekor harian baru setelah mencapai 127 kematian pada 19 Juli. Berita Terkini

Pemerintah juga merilis 1.882 kasus positif Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Dari jumlah itu, DKI Jakarta terus menjadi provinsi dengan jumlah kasus harian tertinggi, yaitu 392 orang. Selanjutnya, Jawa Tengah dengan 319 kasus baru, Jawa Timur dengan 265 kasus, Sumatera Utara dengan 169 kasus dan Sulawesi Selatan dengan 150 kasus.

Dengan tambahan hari ini, jumlah total kasus konfirmasi positif Covid-19 di negara ini telah mencapai 91.751 orang. Angka ini hanya diperoleh dalam jangka waktu kurang dari lima bulan sejak kasus positif pertama kali diumumkan di Indonesia pada awal Maret.

Dari Selasa (21/07) hingga Rabu (22/7), jumlah spesimen yang diperiksa adalah 25.302 unit. Jadi total sampel Covid-19 yang telah diperiksa di Indonesia mencapai 1.283.109 spesimen. Berita Hari ini

Selain itu, ada 1.789 Covid-19 pasien yang dinyatakan sembuh pada hari terakhir. Jumlah pasien yang pulih tercatat hingga 50.255 orang.

Ada beberapa yang dimulai pada hari Rabu (22/7). Pemerintah tidak lagi mengumumkan perkembangan terbaru dalam manajemen Covid-19 secara langsung seperti biasa. Sejak Maret lalu, Achmad Yurianto telah memberikan informasi harian tentang manajemen Covid-19 sebagai juru bicara pemerintah untuk manajemen Covid-19. Berita Politik

Namun sejak Selasa (21/07) kemarin, Yurianto berhenti melayani sebagai juru bicara. Karyanya digantikan oleh Prof. Wiku Adisasmito, yang sebelumnya memegang peran Ketua Tim dalam tim ahli Satgas.

Read More: Di Incar 20 Hari, Penculik 8 Anak di Depok Telah Tertangkap Polisi

Seperti pertukaran “pemain” ini, pemerintah telah mengubah model komunikasi. Sekarang, informasi tentang Covid-19 hanya dapat dilihat di situs web resmi pemerintah terkait dengan manajemen Covid-19, mis. Covid19.go.id dan juga di situs web resmi Kementerian Kesehatan.

Dewi Nur Aisyah, tim ahli dari tim manajemen Covid-19, mengatakan saat ini sedang dalam proses melaporkan perkembangan kasus penularan virus ini. Finance Solutions

“Jika, misalnya, ada data umum setiap malam (perkembangan harian kasus Covid-19), sekarang pembaruan kasus harian tetap ada di situs kami,” katanya saat konferensi pers virtual di akun YouTube akun YouTube dari akun YouTube Tema Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan angka Covid-19, Rabu (22/7).

Ke depan, lanjutnya, Satuan Tugas Manajemen Covid-19 sedang mengerjakan laporan perkembangan kasus waktu nyata. “Jangan heran jika kasusnya berubah setiap jam sesudahnya. Jadi Anda bisa mengakses situs www.covid19.go.id,” katanya.

Di halaman itu, lanjutnya, ada fungsi Ask Bot dan publik bisa mengajukan pertanyaan terkait dengan pengendalian virus korona. Misalnya, apa, definisi virus, syarat dan cara mengalami gejala yang dicurigai sebagai Covid-19 dan dapatkan penjelasan.

Dewi mengatakan bahwa fitur ini hanya menjawab pertanyaan umum. Sementara itu, untuk menjelaskan pertanyaan data tertentu, ini dapat memberikan fungsionalitas tambahan dalam hal ini.

“Jadi orang bisa mengerti (Covid-19 data),” katanya.

Tidak hanya itu, ia juga menerbitkan analisis data mingguan di semua provinsi dan kabupaten / kota hingga nomor Covid-19 dan diumumkan di halaman ini.

“Anda dapat mengakses semua ini di www.covid19.go.id,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *