Moeldoko Reveals Chaotic Confusion of Covid-19 Data in the Country

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan pemerintah memahami pentingnya transparansi dan akuntabilitas data Covid-19. Meski saat ini, kata dia, masih ada tantangan terbesar yakni masih adanya ego sektoral dalam pendataan.

“Jadi pemerintah fokus membahas isu, bukan lagi debat akademis,” katanya, Jumat, saat menerima audiensi dari organisasi masyarakat sipil (CSO) tentang transparansi data Covid-19 dari Kamar Lokasi Gedung Bina Graha. Jakarta (25/6). Berita Terkini

Presiden Jokowi, kata Moeldoko, tidak tinggal diam. Memberikan contoh berbagai temuan teknis tentang penyerapan anggaran dan keterlambatan pengadaan.

Read More: Today, Covid-19 Positive Cases Reach 2 Million, Daily Cases 14,536

Moeldoko mengatakan, sejak awal Jokowi selalu mengingatkan kementerian dan lembaga untuk menyalurkan informasi dengan cepat. Berita Hari ini

“Memantau tantangan-tantangan tersebut memerlukan koordinasi. Untuk itu arahan atau kontribusi yang seharusnya diarahkan oleh presiden akan disampaikan langsung kepada presiden. Dalam situasi seperti ini, kita perlu mendapatkan masukan dari semua pihak,” tambahnya. dijelaskan. Berita Politik

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Wakil II Kepala Staf Kepresidenan Abetnego Tarigan menambahkan, koordinasi juga dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Mulai dari pemutakhiran data penyerapan anggaran, mulai dari ketersediaan tempat tidur hingga penerapan protokol kesehatan.

Khusus untuk pemutakhiran data, mulai dari penyerapan anggaran, rasio hunian tempat tidur rumah sakit (BOR), hingga penerapan protokol kesehatan”, jelasnya. Finance Solutions

Leave a Reply

Your email address will not be published.