Habib Rizieq’s attorney plans to file a complaint with the Ombudsman

Tim kuasa hukum Rizieq Shihab berencana mengajukan gugatan terhadap Wakil Presiden Pengadilan Tinggi DKI Jakarta ke Ombudsman Republik Indonesia terkait penangkapan kembali kliennya, pada Rabu (25/8). Berita Terkini

“Kami akan mengadukan tindakan Wakil Presiden Pengadilan Tinggi DKI yang mengeluarkan putusan penangkapan Habib kepada Ombudsman. Karena itu, kami menduga itu adalah tindakan maladministrasi,” kata kuasa hukum Rizieq Shihab, Azis. Yanuar di selatan. Jakarta, Selasa (24/8).

Read More: After going through a tortuous struggle, finally the Indonesian Air Force (TNI AU) aircraft carrying Indonesian citizens from Afghanistan arrived in Jakarta

Aziz mengatakan, keputusan penangkapan kembali Rizieq Shihab tidak sesuai prosedur hukum karena melalui surat yang dikeluarkan Wakil Presiden Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, bukan keputusan majelis hakim di persidangan. Selain ke Pengadilan Tinggi, pihak Anda juga akan mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur karena bertindak diskriminatif. Berita Hari ini

Menurutnya, tindakan Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang tidak menerima kasasi atas vonis kliennya telah melanggar hukum. Selain itu, kata dia, pengadilan telah menerima kasasi dengan hukuman kurang dari satu tahun.

“Kasasi diterima di bawah ancaman hukuman satu tahun. Kami Habib Rizieq untuk hal-hal yang bisa ditolak,” katanya.

Sebelumnya, masa penahanan Rizieq Shihab diperpanjang satu bulan sesuai putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor: 1831/Pen.Pid/2021/PT. DKI 5 Agustus 2021 terkait penangkapan atas kasasi kasus RS UMMI dengan Nomor Perkara: 225/Pid.Sus // 2021/PN. Jkt. Tim atas nama Habib Rizieq Shihab.

Mantan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu rencananya akan dibebaskan pada 9 Agustus 2021. Namun, yang bersangkutan harus ditahan karena kasus tes swab palsu di RS UMMI Bogor hingga 7 September 2021. Rizieq Shihab mulai bekerja. akan ditahan pada 12 Desember 2020 atas kasus keramaian di Petamburan dan Megamendung.

Belakangan, Rizieq juga didakwa dalam kasus swab test palsu di RS UMMI Bogor. Untuk kasus RS UMMI, Rizieq tidak ditahan karena pernah ditahan untuk kasus sebelumnya yaitu massa di Petamburan dan Megamendung. Berita Politik

Rizieq Shihab divonis delapan bulan penjara pada 27 Mei 2021 atas kasus massa Petamburan. Kemudian untuk kasus massa Megamendung, Rizieq divonis denda Rp 20 juta subsider lima bulan penjara pada 27 Mei 2021. Untuk kasus tes swab palsu di RS UMMI Bogor, Rizieq divonis empat tahun penjara. oleh Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Finance Solutions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *