Ini Jawaban Menhub mengenai syarat rapid test antigen untuk perjalanan masuk sumut

Beberapa orang yang menjadi calon penumpang pada moda angkutan seperti pesawat dan kereta api mengkritisi kebijakan pemerintah terkait prasyarat bepergian dengan angkutan umum. Hal ini terkait dengan keharusan untuk menunjukkan hasil tes PCR atau swab setiap kali diterapkan tiga hari sebelum pemberangkatan, serta hasil tes antigen non reaktif cepat. Berita Terkini

Banyak calon penumpang yang ingin melakukan perjalanan selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) terpaksa membatalkan niatnya untuk bepergian karena keterbatasan biaya untuk memenuhi prasyarat tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan, regulasi ini bertujuan untuk menyelaraskan kegiatan ekonomi dan upaya menjaga aspek kesehatan terkait pencegahan penularan COVID-19 di angkutan umum.

“Salah satu logika yang akan kita kembangkan sesuai amanat Presiden Joko Widodo adalah menyerap anggaran pembangunan untuk menjaga perekonomian tetap berjalan, tetapi juga menjaga protokol kesehatan,” kata Budi Karya dalam conference call, Rabu, 23 Desember 2018. 2020. Berita Hari ini

Budi mengakui, berdasarkan pertimbangan tersebut, pihaknya harus menerapkan serangkaian regulasi terkait penggunaan tes antigen cepat, PCR, dan pembatasan lainnya. “Jadi kita perkuat protokol kesehatan, tapi kegiatannya terus,” ucapnya.

Dengan hal-hal tersebut dan masih tingginya risiko terpaan COVID-19 saat ini, Budi menegaskan jajaran Kemenhub juga harus menjalankan tugasnya meski dibayang-bayangi ancaman pandemi. Tentunya semua hal tersebut juga harus dilakukan secara insentif koordinasi dengan stakeholders terkait, bahkan di daerah terpencil. Berita Politik

“Kalaupun kita tidak hadir secara fisik di tempat itu, kita melakukan aktivitas setiap hari, bahkan pada hari libur. Jadi, ngomong-ngomong soal Medan, Mojokerto, Kaltim, Toraja, kita mau bicara Asmat di Papua, atau membangun pelabuhan di Ambon yang mana. Ini rutinitas sehari-hari. Tidak pernah berhenti, “kata Budi Karya.

“Bahkan dengan nama Puerto Patimban, selama pandemi masih bisa kita atasi. Ini akan beroperasi dan intensif pada Januari, sementara operator diharapkan bekerja, “kata korban COVID-19 itu.

Read More: Saat Sidang Dilarang Menggunakan HP dan Wajib Memakai sepatu, Inilah Peraturan Baru MA

Diketahui sebelumnya, Kementerian Perhubungan telah menyusun instruksi pelaksanaan perjalanan orang di angkutan udara dan darat pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020/2021.

Dalam peraturan tersebut, Kementerian Perhubungan mewajibkan penumpang di pesawat untuk menunjukkan hasil uji PCR atau uji usap yang berlaku tiga hari sebelum keberangkatan dan pernyataan non-reaktif hasil uji antigen cepat bagi pengguna pesawat. transportasi darat, berlaku bahkan tiga hari sebelum keberangkatan. Finance Solutions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *