Aturan Terbaru Saat Nonton Bioskop Yang Akan di Buka 29 Juli Serantak

Bioskop-bioskop di seluruh Indonesia akan dibuka kembali mulai 29 Juli. Meskipun bioskop akan dibuka kembali dalam waktu dekat, pengunjung harus mematuhi protokol kesehatan yang berlaku ketika bioskop baru normal. Berita Terkini

Dewinta Hutagaol, kepala komunikasi perusahaan dan manajemen merek di Cinema XXI, mengatakan ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh pengunjung yang ingin menonton film.

“Sebelumnya, kami harus memeriksa suhunya terlebih dahulu dan kemudian menggunakan pembersih tangan, jika suhu di atas 37,3 derajat Celcius dan tanpa masker, masuknya tidak diperbolehkan,” kata Dewinta dalam webinar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi. Berita Hari ini

Selanjutnya, pengunjung harus memasukkan data pribadi mereka, memindai kode QR yang ditampilkan di pintu masuk setiap bioskop. Ini untuk memudahkan pelacakan kontak pengunjung yang masuk bioskop.

“Ada pemindaian kode QR untuk kontak dengan memasukkan kontak dan alamat email. Dengan cara ini, Anda dapat diambil oleh siapa saja yang memasuki bioskop,” kata Dewinta. Berita Politik

Setelah memasukkan data pribadi mereka, saat mengakses antrian, pengunjung juga harus menerapkan aturan jarak fisik.

Dewinta menambahkan bahwa ketika membeli tiket di box office, konfigurasi tempat duduk penonton juga diselenggarakan untuk menerapkan jarak sosial.

“Hijau adalah tempat yang bisa ditempati, berganti-ganti isinya yang kosong, karena harus juga ada jarak fisik di bioskop,” kata Dewinta.

Semua karyawan bioskop juga dilengkapi dengan standar protokol kesehatan yang berlaku, seperti penggunaan sarung tangan atau sarung tangan, masker dan perisai.

Sedangkan untuk pembelian makanan, pengguna dapat melakukan pemesanan melalui aplikasi M-Tix atau secara manual. Seperti sebelumnya, publik harus menjaga jarak.

“Tanpa harus memesan, kita bisa melakukan pembelian dalam aplikasi. Setelah menunggu 5 hingga 10 menit, bawa saja ke lokasi penjemputan. Pembelian manual juga bisa dilakukan dengan antrian,” kata Dewinta.

Adapun kapasitas jumlah penonton, XXI juga telah membatasi pengunjung menjadi sekitar 50%. Ini juga berlaku untuk jenis studi lain, termasuk Premier.

Read More: Inilah Dokter Yang Meninggal Dunia Akibat COVID-19

“Kapasitasnya 50%. Untuk debutnya, hanya antara 10 dan 15 orang. Kalau pada kenyataannya satu keluarga masih bisa duduk,” pungkas Dewinta.

Untuk kesempatan tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio, menjadi yang pertama meninjau langsung protokol kesehatan bioskop, Plaza Senayan XXI.

Pada kesempatan itu, ia bertemu dengan wakil presiden pemasaran Kemenparekraf, Nia Niscaya, komisaris umum dokter kepolisian. Agus Angrianto melakukan simulasi sebelum memasuki bioskop ketika itu normal. Finance Solutions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *