Akibat Nakes Darah Tinggi, 11% Persen Vaksinasi Corona Batal karena

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengaku sempat pusing dengan berbagai masalah terkait vaksinasi corona. Ia bahkan mengatakan, 15 persen vaksinasi untuk petugas kesehatan (petugas kesehatan) dibatalkan karena masalah kesehatan. Berita Terkini

“Sudah 15 persen dibatalkan atau ditunda. Janjinya saya mau bagikan ke gubernur, tapi saya masih cari momen yang tepat. Soalnya 15 persen ditunda atau ditolak vaksinasi saat skrining,” ujarnya. Budi berargumen. Tampak virtual koil di YOutube PRMN SuCi, Jumat (22/1).

Read More: Fakta soal vaksin covid-19 ada mikrocip adalah hoax

“Kenapa? Komorbiditasnya kecil 4 persen. Tapi 11 persennya karena hipertensi,” imbuhnya.

Dia juga merasa bahwa ini akan segera diselesaikan. Pasalnya, target vaksinasi 1,48 juta tenaga kesehatan pada Februari harus tercapai.

“Karena itu, orang Indonesia tidak sehat. Tenaga kesehatan yang datang tidak bisa divaksinasi. Karena mereka punya tekanan darah tinggi, ”ujarnya. Berita Hari ini

“Saya gugup ketika datang untuk divaksinasi atau mengapa. Terus, saya pusing dan butuh perhatian, ”imbuhnya.

Selain masalah ini, faktor distribusi juga penting. Setelah 5 hari proses, hanya sekitar 70 ribu tenaga kesehatan yang divaksinasi, yang menunjukkan ada masalah juga di sini. Berita Politik

Menurut Budi, akar permasalahan rantai dingin ini. Banyak daerah yang tidak siap menerima vaksin yang sudah didistribusikan, sehingga vaksin kembali ke pusat. Finance Solutions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *